Home » SEPUTAR PAPUA » TOT di Wamena, Sohibul Iman: PKS harus terdepan laksanakan 4 fungsi parpol

TOT di Wamena, Sohibul Iman: PKS harus terdepan laksanakan 4 fungsi parpol


DPW Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) bekerja sama dengan Fraksi MPR RI menggelar Seminar Kebangsaan
dan Training Orientasi Partai (TOP) yang dilaksanakan di Gedung Ukumearek Asso,
Wamena, Papua pada Kamis (6/10/2016). Kegiatan ini diikuti oleh pengurus DPD PKS dan para pejabat publik dari PKS se-Papua.
Sebagai pembicara
kunci, Presiden PKS M. Sohibul Iman menyampaikan harapannya agar PKS bisa
terdepan dalam melaksanakan 4 fungsi partai politik (parpol).
“Saya mengharapkan
PKS bisa tampil terdepan dalam melaksanakan 4 fungsi parpol sebagai mana diamanatkan
oleh konstitusi kita,” kata Sohibul Iman.
Pertama, kata
Sohibul,
parpol harus memerankan fungsinya sebagai sarana untuk mendidik
masyarakat.
“PKS meyakini bahwa masyarakat yang cerdas maka akan semakin
memperkuat aspirasi rakyat,” katanya.
Kedua, parpol harus menjadi tempat tertampungnya
aspirasi, pemikiran, dan gagasan dari masyarakat untuk diperjuangkan.
“Jika kita terus memperjuangkan aspirasi masyarakat
dengan menunjukkan khidmat kita kepada mereka, yakinlah masyarakat tidak akan
melupakannya. Dan masyakarakat Papua dikenal sebagai masyarakat yang tahu
berterimakasih dan tidak pernah melupakan budi baik orang lain,” tambah Sohibul.
Fungsi ketiga, parpol harus menjadi wahana bagi lahirnya
calon-calon pemimpin bangsa baik di level nasional maupun lokal, termasuk di
Papua.
“PKS sangat berkomitmen terkait kaderisasi kepemimpinan
ini. Dalam hal ini, kita punya program Training Orientasi Partai (TOP) dan
Sekolah Kepemimpinan Partai hingga 4 level,” terangnya.
Keempat, parpol harus menjadi medium terciptanya iklim
yang kondusif dan perekat berbagai perbedaan. Saat melaunching Kandidat Pilgub
DKI bersama Gerindra, Sohibul menitipkan pesan agar PKS bisa menghadirkan
politik yang sejuk, tidak memicu semangat permusuhan. Apalagi zaman media
sosial seperti sekarang, mudah sekali memantik sikap saling bermusuhan.
“Sekali pun kita
berkontestasi dalam pilkada, tapi jangan merusak semangat kebersamaan. Hanya karena
pilkada seolah-olah kita terpecah. Padahal saya yakin setelah pilkada berlangsung
kita pun akan kembali berkerja sama satu dengan yang lainnya sesama anak
bangsa,” lanjut Sohibul.
Lebih lanjut Sohibul
mengingatkan agar partai politik melakukan introspeksi.
“Kita harus memperbaiki
wajah partai dimulai dari PKS dengan melaksanakan fungsi parpol dengan baik. Peran
yang begitu mulia yang diberikan oleh konstitusi tidak kita sia-siakan. Jika
ini kita lakukan, ke depan kepercayaan publik kepada parpol akan semakin
meningkat. Pada gilirannya, demokrasi kita tidak hanya ramai secara politik, tetapi
juga akan menghantarkan bangsa ini menuju kesejahteraan,” terangnya.
Secara khusus
kepada Papua Sohibul mengharapkan agar seminar kebangsaan kali bisa menjadi triger
bagaimana kita memunculkan bumi Papua menjadi bumi yang damai, sejuk, penuh kebersamaan,
dan memberikan kemakmuran bagi masyarakatnya. Semoga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Melongok Keseruan Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) PKS Papua 2018 (Full Foto-foto Kegiatan)

Sebuah drum berisi minyak di tengah lapangan itu dinyalakan. Api pun berkobar-kobar siap menjilat apa ...