Home » SEPUTAR PAPUA » Kusmanto: PKS Bisa Menyatu dengan Masyarakat Papua

Kusmanto: PKS Bisa Menyatu dengan Masyarakat Papua


Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) Provinsi Papua terpilih, Kusmanto, SH, MH menyatakan bahwa PKS bisa
menyatu dan diterima masyarakat Papua.
“Saat ini kita memiliki 50 anggota dewan di tingkat kabupaten/
kota se-Papua, 3 anggota dewan tingkat Provinsi dan 1 anggota dewan tingkat
pusat. Kita juga memiliki 1 Ketua DPRD yaitu di DPRD Kabupaten Lanny Jaya, dan
6 Wakil Ketua DPRD kabupaten/kota. Ini artinya PKS sudah bisa diterima dan sudah
bisa menyatu dengan masyarakat Papua,” ungkap Kusmanto dalam sambutannya
selepas ditetapkan sebagai Ketua DPW PKS Papua masa khidmat 2015-2016 pada
Muswil ke-4 PKS Papua yang digelar di Hotel Sahid Papua, 10-11 Oktober 2015.
Kusmanto mengajak kepada seluruh pengurus dan kader untuk
bisa menjadikan PKS lebih dekat lagi dengan masyarakat Papua.
“Mari sama-sama membumikan PKS di Papua. Membumikan PKS
di Papua tidak lain adalah bagaimana kita bisa lebih berperan dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat Papua hingga di kampung2,” ajaknya.
Menurut Kusmanto, Papua adalah miniatur Indonesia yang
majemuk.
“Kemajemukan adalah kodrat. Jika tidak kita menajemen dengan
baik akan bisa menimbulkan masalah. Papua adalah miniatur Indonesia yang
majemuk itu. Kita kader-kader PKS harus menjadi yang terdepan dalam
menghadirkan toleransi. Walau pun sempat terusik beberapa waktu lalu di tanah
Papua, moga ini menjadi hentakkan agar Papua ke depan lebih bisa menjaga
kedamaian di tanah ini,” kata anggota DPR Papua periode 2014-2019 ini.
Berkaitan dengan Otonomi Khusus (Otsus) di Papua,
Kusmanto menginginkan agar Otsus benar-benar menyejahterakan masyarakat Papua.
“Otsus sudah berlangsung 14 tahun, kita harus punya tolok
ukur bagaimana Otsus ini bisa mengubah kesejahteraan. Kita kader-kader PKS harus
terdepan dalam mengawal, agar dana-dana yang sudah dicairkan ke daerah-daerah
kita pastikan dana-dana tersebut sampai di masyarakat,” sambungnya.
Kusmanto juga menyoroti permasalahan peredaran miras di
Papua.
“Satu hal yang sangat penting adalah untuk menciptakan
kamtibmas di Papua yang kondusif. Kita harus bergandengan tangan mencari solusi
agar Papua ini bisa bebas dari miras. Inilah yang menjadi permaslahan akut dan
sumber dari berbagai kejahatan, karena miras ini akan mempengaruhi daya nalar,”
katanya.
Kusmanto pun mengajak pengurus dan kader PKS bisa bekerja
keras untuk melayani masyarakat.
“Kami pengurus DPW, DPTW tidak akan ada artinya tanpa
kita bekerja sama. Kita harus meningkatkan kinerja kita sebagaimana tema kita, “Berkhidmat
untuk Rakyat”. Sesungguhnya PKS hadir karena rakyat. Oleh karena itu PKS harus
melayani dan berkhidmat untuk rakyat.”
“Muswil ini, mari kita jadikan momentum untuk mengokohkan
jalinan kerja sama kita di setiap level struktur. Mari kita jadikan Muswil ini
untuk membuat renstra ke depan. Moga apa yang dicanangkan Presiden PKS agar tahun
2019 kita meninggalkan partai papan tengah dan beralih menjadi partai papan
atas bisa terwujud. Inilah harapan kami, mohon doa semua kader, baik kader-kader
yang saat ini hadir atau pun yang tidak hadir di sini yang berada di seluruh
provinsi Papua mari bergandengan tangan untuk melayani rakyat di Papua ini,”
pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Flash Mob, PKS Jayapura Bagikan Pinang Kapur Sirih (PKS) yang merupakan Budaya Papua

DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jayapura melaksanakan kampanye kreatif dengan menggelar Flash Mob, Rabu ...