Home » SEPUTAR PAPUA » Ketua DPW PKS Papua Ingatkan Pengurus dan Kader akan Filosofi Pohon Kelapa

Ketua DPW PKS Papua Ingatkan Pengurus dan Kader akan Filosofi Pohon Kelapa


Ketua
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Papua,
Kusmanto, SH, MH mengingatkan pengurus dan kader PKS Papua agar terus bekerja
sepanjang tahun tidak hanya ketika menjelang pemilu.
“Kita
harus terus bekerja memberikan kemanfaatan kepada masyarakat sepanjang masa
sebagai mana slogan kita Berkhidmat untuk Rakyat,” ujar Kusmanto dalam
sambutannya pada Pembukaan Musyawarah Daerah ke-4 PKS Kota Jayapura, PKS Kab.
Jayapura, dan PKS Kab. Sarmi, di Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (24/10/2015).
Kusmanto
menyebutkan bahwa bagaimana sebuah partai politik bekerja dapatlah diibaratkan
sebuah pohon dan buahnya.
“Ada
pohon rambutan. Jika sedang musimnya kita akan dapati buah rambutan melimpah-ruah.
Namun, jika tidak musimnya, kemana pun kita mencari takkan mendapatkan satu
bauh pun,” jelas Kusmanto.
“Pohon
kedua ialah pohon jeruk. Saat musimnya, kemana pun kita mudah menjumpainya.
Saat tak musimnya, meski seorang ibu hamil tengah mengidamkannya tak bisa kita
jumpai, hanya dapat daunnya,” tambah Kusmanto.
Kusmanto
mengambarkan pohon rambutan dan jeruk itu bagaikan partai politik yang hanya
bekerja pada saat-saat tertentu, seperti saat dekat pemilu, saat kampanye, dan saat
pilkada.
Kusmanto
menambahkan bahwa ada tipe partai politik sebagai mana buah kelapa.
“Pohon
ketiga ialah pohon kelapa. Sepanjang tahun pohon kelapa ini memberikan buahnya.
Kita mau yang masih muda, ada. Mau yang sudah tua juga tersedia. Ia memberikan
buahnya memberikan sepanjang tahun. Kita mengharapkan agar partai kita bisa
bekerja seperti filosofi pohon kelapa ini yang terus bekerja memberikan
kontribusi terbaiknya sepanjang tahun tanpa mengenal musim,” tegasnya.
Menurut
Kusmanto para pengurus dan kader PKS harus mencontoh filosofi pohon kelapa ini.
“Coba
perhatikan, pohon kelapa dari daun hingga akarnya semua bisa bermanfaat.
Daunnya bisa dibuat ketupat, lidinya untuk sapu, pohonnya untuk bangunan, dan
akarnya bisa untuk hiasan. Ini bukan berarti PKS harus jadi pohon kelapa,
tetapi bagaimana para pengurus dan kader PKS Papua ini bisa memberikan
kemanfaatan yang optimal dari keberadaannya,” pungkas Kusmanto.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jayapura Dilanda Banjir, Bantuan PKS Kembali Bergulir

Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu Sore (5/1/2019), mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota Jayapura mengalami ...