Home » SEPUTAR PAPUA » Hidayat Nur Wahid: Keluar dari Falsafah Kehidupan Berbangsa, Sumber Berbagai Perilaku Menyimpang

Hidayat Nur Wahid: Keluar dari Falsafah Kehidupan Berbangsa, Sumber Berbagai Perilaku Menyimpang


Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid menyatakan bahwa sosialisasi
empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang sedang digalakkan oleh MPR
RI mempunyai tujuan agar rakyat Indonesia terus membangun komitmen bersama
dalam berbangsa dan bernegara.
“Harapan dari kegiatan sosialisasi 4 pilar ini ialah agar
seluruh warga bangsa termasuk yang di Papua ini komitmen berbangsa dan
bernegaranya selalu tersegarkan sebagaimana disampaikan oleh para founding
father
kita,” ungkap Hidayat di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/10/2015)
sore.
Menurut Hidayat, salah satu komitmen kita ialah memahami
4 pilar berbangsa dan bernegara tersebut.
“Salah satu komitmen kita ialah bagaimana kita terus
menjadi warga negara yang memahami tentang konstitusi kita, Pancasila kita, UUD
kita, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika untuk kemudian diimplementasikan supaya punya
kontribusi atau sumbang sih bagi perbaikan Indonesia ke depan,” sambung
Hidayat.
Hidayat mengungkapkan bahwa banyak faktor destruktif
muncul karena keluar dari falsafah berbangsa dan bernegara.
“Sosialisasi ini penting dilakukan mengingat selama ini
banyak orang yang keluar dari falsafah bangsa kita yang menjadi penyebab
terjadinya berbagai kejahatan, seperti kejahatan pada anak-anak, pada keluarga,
pada perempuan, menghadirkan begitu banyak perilaku kriminal, perilaku
menyimpang. Dan ini perlu dikoreksi,” kata legislator dari PKS ini.
Hidayat menyampaikan bahwa untuk melakukan sosialisasi
empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini, banyak bentuk kegiatan dilakukan
oleh MPR RI.
“Kegiatan sosialisasi juga dilakukan dalam bentuk outbond
mahasiswa, cerdas cermat untuk anak sekolah, ada juga melalui teleconference
dengan para dosen, dengan para pejabat, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Menurut Hidayat, penerapan nilai-nilai dari 4 pilar akan
bisa menjadi solusi atas berbagai penyimpangan yang terjadi.
“Kalau kita kokoh dan kuat dalam hal penerapan 4 pilar berbangsa
dan bernegara ini, bisa menjadi jawaban untuk mengoreksi berbagai penyimpangan
yang ada,” pungkasnya.
Hidayat Nur Wahid melakukan kegiatan sosialisasi 4 pilar
kehidupan berbangsa dan bernegara bersama dengan anggota DPR RI dari dapil
Papua, Muhammad Yudi Kotouky di Jayapura, Sabtu (10/10/2015).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

[Milad PKS] Lukas Enembe: Memimpin Dimulai dari Keluarga

Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe mengatakan, seorang pemimpin Papua yang berkualitas dan ...