Home » SEPUTAR PAPUA » Berbaur Bersama Jamaah, Gubernur Aher Khutbah Arafah

Berbaur Bersama Jamaah, Gubernur Aher Khutbah Arafah

Keterangan Foto: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
(duduk, tengah) sedang membaca amalan ibadah yang tersaji di layar
ponsel cerdasnya pada Maktab 69 menjelang Wukuf di Arafah, Rabu (23/9).

Gubernur Jawa Barat
(Jabar) Ahmad Heryawan (Aher), yang juga anggota kloter haji biasa
yakni Kloter 67 JKS mengisi Khutbah Arafah di maktab (tenda)-nya pada
Rabu (23/9).

Aher bersama rombongan akan memulai prosesi inti kegiatan haji
setelah berangkat ke Arafah dari Makkah sejak Selasa (22/9) pagi waktu
setempat dengan menggunakan bis yang digilir tiga shift. Berdasarkan
laporan langsung dari Makkah oleh Sekpri Gubernur, Ade Sukalsah, Aher
berbaur bersama jamaah haji lainnya tanpa ada pelayanan khusus.

“Tidak ada pelayanan yang dikhususkan di tenda reguler, kaya miskin,
tua muda, pejabat atau bukan, termasuk juga yang dirasakan Gubernur
Aher,” kata Ade melalui surat elektronik.

Khutbah Arafah adalah puncak dari prosesi kegiatan inti haji yakni
Wukuf di Padang Arafah. Khutbah juga menjadi prosesi terakhir yang
dilakukan dalam ibadah haji terakhir (haji wadda) Rasullah SAW pada 10 Hijriah. 

Menurut Ade, Maktab 69 menjadi saksi kebersahajaan Aher yang selain
Gubernur, juga Amirul Hajj bagi jamaah Jabar. Selain bercengkrama, Aher
juga makan-minum bersama jemaah, serta tidur dan terjaga beralas karpet
seperti umumnya jemaah biasa.

“Padahal begitu sampai, cuaca Arafah di siang hari saat ini terasa
sangat terik yaitu sekitar 42 derajat celcius. Untungnya tahun ini sudah
ada tiga unit Air Conditioner di tenda jemaah reguler,” kata Ade.

Karpet pun cukup memadai. Hanya sayang, lanjut Ade, kondisi toilet
masih minim yakni hanya 20 unit bagi laki-laki dan 20 unit bagi
perempuan yang diperuntukan bagi satu maktab (sekitar 3.000 jemaah).

Ade melanjutkan, pada Selasa (22/9) malam hujan turun rintik disertai
angin yang cukup kencang, sehingga memicu kekhawatiran sebagian Jemaah.
Oleh karena, beberapa tenda bergoyang diterpa angin kencang.

“Syukur ini tidak berlangsung lama dan di sepertiga malam jemaah
menikmati sajian hawa yang lebih dingin. Angin sepoi mengiringi
kekhusyukan para hamba Allah yang rukuk, sujud, dan tilawah. Semua larut
dalam doa dan istighfar,” sambung Ade.

Sementara. Gubernur
Aher menyatakan kebahagiannya menjalani semua prosesi tersebut, terlebih
dijalani dengan pelayanan reguler.

“Alhamdulillah, selepas
dzhuhur para tamu Allah akan disaji jamuan Allah. Allah berbangga di
hadapan para malaikat dengan hambanya yang bersimpuh memohon di hari
ini. Selamat datang wahai hari yang disaksikan,” timpal Aher.

Dengan jumlah jamaah Jabar 29.888 orang yang terbagi dalam 68 kloter,
Gubernur Jabar yang merangkap Amirul Hajj Jabar ini berangkat dari
Bekasi pada Rabu (16/9) lalu dan tiba di Jeddah (17/9). Aher kemudian
melakukan banyak aktivitas, mulai dari memberi pengarahan kepada petugas
haji, hingga menjenguk keluarga korban crane asal Jawa Barat.

Aher sendiri tergabung dalam Kloter 67 berisikan sejumlah jamaah dari
Sukabumi, Subang, Majalengka dan Kota Bandung. Gubernur Aher yang
berangkat bersama Istri, Netty Prasetiyani, dijadwalkan tiba di
Indonesia pada 3 Oktober 2015 mendatang. (pks.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tiga Pilihan Sejarah

Oleh M. Sohibul Iman, Ph.D/Presiden PKS Ramalan Indonesia bubar 2030 menjadi isu yang hangat diperbincangkan ...