Home » SEPUTAR PAPUA » Salim Segaf: Pilkada Bukanlah Ajang Mengejar Euforia Kemenangan

Salim Segaf: Pilkada Bukanlah Ajang Mengejar Euforia Kemenangan

Setelah ditetapkan
sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (MS PKS) yang baru
untuk periode 2015-2020, Salim Segaf Al Jufri memberikan arahan dalam
kegiatan “Konsolidasi Kader PKS Kota Solo Menghadapi Pemilihan Umum
Kepada Daerah” di Hotel Syariah Arini Surakarta, Minggu (16/8).

Kunjungan Salim di Kota Surakarta ini adalah kunjungannya ke daerah
yang pertama kali setelah menjabat sebagai Ketua MS PKS. Kunjungan ini
dilakukan untuk memberikan motivasi kader dalam menghadapi Pilkada
serentak tahun 2015.

Seperti diketahui, PKS Kota Surakarta adalah salah satu pengusung
Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota, Anung Indro Susanto
dan Muhammad Fajri (AFI). Salim menyampaikan bahwa PKS sebagai partai
dakwah dalam menghadapi pilkada tetap menempatkan niat yang ikhlas dalam
berjuang dan memenangkan calon AFI yang diusung. Selain itu, menurut
Salim menempatkan orientasi yang benar dalam hajatan demokrasi adalah
kunci kemenangan.

“Menempatkan orientasi untuk bekerja dan melayani sepenuh hati dalam
menjalankan setiap program pemenangan pasangan calon adalah kunci dari
setiap kemenangan. Jadi, sebagai kader PKS Pilkada bukanlah sekedar
ajang mengejar euforia kemenangan. Tetapi bagaimana menggunakan
kemenangan itu untuk berkontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.

Konsolidasi kader PKS yang diikuti ratusan kader dari setiap jenjang
struktur ini adalah agenda rutin untuk melakukan perencanaan program dan
evaluasi secara berkala.  Selain itu dalam setiap pertemuan kader
dilaksanakan penggalangan dana sukarela untuk membiayai program yang
telah ditetapkan. Sebagaimana semboyan partai ini “Sunduquna juyubuna” (kas kami adalah dari kantong-kantong kami sendiri).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Melongok Keseruan Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) PKS Papua 2018 (Full Foto-foto Kegiatan)

Sebuah drum berisi minyak di tengah lapangan itu dinyalakan. Api pun berkobar-kobar siap menjilat apa ...