Home » SEPUTAR PAPUA » Ini Pandangan PKS Atas Nota Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2016

Ini Pandangan PKS Atas Nota Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2016

Fraksi Partai
Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI telah menyampaikan pandangannya atas
Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN)
yang disampaikan Presiden Jokowi pada 14 Agustus 2015 yang lalu, pada
Sidang Paripurna DPR, Kamis (20/8).

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini menilai, ada sejumlah materi dalam
Nota Keuangan dan RAPBN 2016 yang harus dikritisi maupun diapresiasi
secara objektif dan proporsional oleh FPKS.

Pertama, papar Jazuli, angka pertumbuhan yang ditetapkan 5,5%
sesungguhnya menyelisihi target dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) 2016-2019 yang sebesar 6-7%. Meski lebih kecil
angka tersebut sulit dicapai tanpa kerja keras pemerintah.

Kedua, Fraksi PKS menilai potensi ekonomi masih mungkin tumbuh lebih
tinggi dan berkualitas. Sayangnya pemerintah belum memberikan arah yang
jelas terkait dengan transformasi struktural ekonomi.

Ketiga, jargon trisakti terkait kemandirian ekonomi harus diakui masih sebatas retorika. Bagaimana roadmap-nya,
apa basis industri yang kuat untuk dikembangkan belum nampak jelas.
Tanpa industrialisasi yang kokoh kita sulit menjadi bangsa produsen.

“Usul Fraksi PKS, hasil pertanian dan kelautan menjadi basis industri
yang kita perkokoh, dan untuk itu perlu dukungan infrastruktur,
regulasi, serta kebijakan yang berpihak,” ujar Jazuli.

Keempat, lanjut Jazuli, pemerintah dan otoritas keuangan harus
sinergis antisipasi dampak pelemahan rupiah yang sekarang sudah
bertengger di angka Rp13.400 per dollar. Sebagai nahkoda pemerintah
harus jelaskan paket kebijakan yang efektif dan eksesif untuk mengatasi
dampaknya bagi pelemahan daya beli rakyat.

Kelima, pemerintah menetapkan target pendapatan negara Rp1.848
triliun dimana dari sumber perpajakan sebesar Rp1.565 triliun (naik
5,1%). Pemerintah perlu efektifkan pencapaiannya karena selama ini
selalu tidak tercapai meski nilai target itu sesungguhnya juga jauh dari
optimal.

Tax ratio selama beberapa tahun yang stagnan dan cenderung
menurun harus ditingkatkan. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga
masih sangat mungkin ditingkatkan,” imbuh Jazuli.


Keenam, alokasi
belanja infrastruktur sebesar Rp313 triliun meningkat Rp23 triliun harus
konsekuen dalam eksekusinya, jangan lagi ada serapan rendah karena
berpengaruh pada pergerakan roda ekonomi.

“Pemerintah juga jangan hanya fokus pada pendanaan proyek-proyek
besar tapi termasuk proyek bersifat masif dan padat karya agar lebih
langsung dirasakan rakyat dampaknya,” ujar Jazuli.

Ketujuh, anggaran kesehatan Rp106 triliun (5% dari belanja negara)
telah memenuhi amanat Undang-Undang (UU) No. 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan. Untuk itu pemerintah harus tingkatkan layanan dan
infrastruktur Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang masih buruk saat
ini.

Kedelapan, transfer daerah naik menjadi Rp782 triliun, bahkan lebih
tinggi dari belanja K/L. Pemerintah harus awasi dan dampingi agar
efektif serapannya untuk percepatan pembangunan daerah, jangan hanya
diparkir di bank-bank daerah.

Kesembilan, dana desa juga alami peningkatan menjadi Rp46,98 triliun
(6% dari target 10 persen). Ke depan perlu ditingkatkan sesuai amanat UU
No. 6 Tahun 2014 tentang desa (10%) seiring dengan kesiapan dan
kehandalan aparatur desa untuk mengelolanya bagi percepatan pembangunan
desa.

“Dana desa harus jadi berkah bagi desa jangan sampai jadi petaka dan sumber korupsi/penyelewengan baru,” tambah Jazuli.

Kesepuluh, alokasi subsidi nonenergi melalui bantuan-bantuan sosial
nilainya Rp80,4 triliun harus didukung basis data yang valid dan sistem
yang akuntabel, jangan sampai melenceng dari sasaran apalagi
diselewengkan.

“Fraksi PKS akan serius mengawal RAPBN 2016 hingga disahkan nanti
agar optimal berpihak pada rakyat yakni dalam meringankan kesulitan
ekonomi dan (pada saat yang sama) meningkatkan kesejahteraan rakyat,”
pungkas politisi PKS asal Banten itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Melongok Keseruan Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) PKS Papua 2018 (Full Foto-foto Kegiatan)

Sebuah drum berisi minyak di tengah lapangan itu dinyalakan. Api pun berkobar-kobar siap menjilat apa ...