Home » SEPUTAR PAPUA » Keharuan Suasana Perpisahan dengan Keluarga Ketua DPW PKS Papua

Keharuan Suasana Perpisahan dengan Keluarga Ketua DPW PKS Papua


Tarhib
Ramadhan 1436 Hijriyah yang digelar di pantai Hamadi pada Ahad (7/6/2015)
sekaligus merupakan momentum perpisahan kader-kader PKS Kota Jayapura dengan
Ketua DPW PKS Papua, Ichwanul Muslimin, S.Pd sekeluarga yang akan meninggalkan
Papua.
Pada
kesempatan tersebut, Ichwanul pun menuturkan perjalanan hidup yang sangat
berkesan ketika hijrah dari kampung halaman menuju Jayapura.
“Papua
adalah bagian dari perjalanan hidup kami, di Papua inilah kami menemukan jalan
dakwah,” ungkap Ichwanul.
Ichwanul
pun mengenang masa awal kedatanganya ke Papua.
“Kami
telah 20 tahun berada di Papua, sementara istri kami bahkan lebih lama lagi
telah hampir 40 tahun sejak kecil di sini,” katanya.
“Masih
ingat saat awal datang ke Jayapura, waktu itu masih gondrong dengan rokok surya
terselip di saku celana, bahkan kami sempat menjadi juara lomba dangdut. Tapi
kalau saat ini diminta kembali, kami sudah tidak bisa, sudah kami tinggalkan
itu semua,” kenang Ichwanul.
“Di
Jayapura inilah kami mendapatkan hidayah bisa bergabung dengan dakwah,
mengikuti kajian dan halaqah. Bisa jadi kalau kami tetap berada di Jawa,
mungkin kami tidak akan pernah berkenalan dengan jalan ini. Makanya, Papua
menjadi bagian sejarah diri kami, Papua akan tetap di hati,” sambungnya dengan
mata berkaca-kaca.
“Kami
memohon izin untuk kembali ke kampung halaman, insya Allah pada Kamis ini kami
akan mengantar keluarga. Ba’da Idul Fitri, saya masih akan kembali ke Papua
untuk menyelesaikan amanah di DPW hingga berakhirnya periode ini akhir tahun
nanti. Mohon dimaafkan semua kekhilafan kami, kami pun membuka dada
selebar-lebarnya untuk memaafkan jika ada kekhilafan para ikhwah sekalian.”
Ichwanul
Muslimin, S.Pd sempat menjadi ketua DPD PKS Kota Jayapura (1999-2004), menjadi
anggota DPRD Kota Jayapura (2004-2009), selanjutnya Wakil Ketua DPW PKS Papua
(2009-2013) dan Ketua DPW PKS Papua (2013-2015) melanjutkan kepemimpinan Ketua
DPW sebelumnya yang juga harus hijrah ke luar Papua.
Sementara
itu istrinya, Sri Irma Tuharea, SP adalah ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota
Jayapura yang baru saja diserahterimakan tugasnya kepada penggantinya.
Kepindahan
keluarga dakwah ini bukanlah hal yang tiba-tiba. Pasalnya, sejak Ichwanul belum
menjabat sebagai Ketua DPW PKS Papua dan Irma belum menjabat Ketua Bidang
Kaderisasi DPD PKS Kota Jayapura, keduanya telah mengajukan permohonan pindah
ke kampung halaman. Saat itu disepakati, keduanya baru boleh meninggalkan Papua
pasca Pemilu 2014 ini.
Selamat
jalan keluarga dakwah. Derai air mata kami tanda beratnya perpisahan ini. Namun
kami harus mengikhlaskan semua ini. Maafkan semua kekhilafan kami dalam
interaksi selama ini. Doakan kami agar bisa istiqamah di jalan ini. Doa kami
pun senantiasa menyertaimu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Melongok Keseruan Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) PKS Papua 2018 (Full Foto-foto Kegiatan)

Sebuah drum berisi minyak di tengah lapangan itu dinyalakan. Api pun berkobar-kobar siap menjilat apa ...